5. Rezeki Yang Sudah Ditetapkan

5. Your striving for what has already been guaranteed to you, and your remissness in what is demanded of you, are signs of the blurring of your intellect.

” Kerajinanmu untuk mencapai apa-apa yang telah dijamin pasti akan sampai kepadamu, disamping keteliduranmu terhadap kewajipan-kewajipan yang diamanatkan (ditugaskan) kepadamu, membuktikan butanya mata hatimu.”

Penjelasan :-

Sh Ibnu ‘Atha’illah menasihatkan bahawa sebaiknya jangan memaksakan diri untuk mengejar apa yang sesungguhnya telah dijamin oleh Allah Ta’ala atas seluruh makhluk ciptaanNya.

Firman Allah di surah Al Ankabut ayat 60 :- Dan (ingatlah) berapa banyak binatang yang tidak membawa rezekinya bersama, Allah jua lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepada kamu; dan Dialah jua Yang Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui.

FirmanNya lagi di surah toha ayat 132 :- Dan perintahkanlah keluargamu serta umatmu mengerjakan sembahyang, dan hendaklah engkau tekun bersabar menunaikannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, (bahkan) Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan ingatlah kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertaqwa.

Ibrahim al-khawwas berkata ” Jangan memaksa diri untuk mencapai apa yang telah dijamin (dicukupi) dan jangan menyia-nyiakan (mengabaikan) apa yang diamanatkan (ditugaskan)kepadamu.”

Oleh itu sesiapa yang  berusaha untuk mencapai apa yang sudah dijamin dan mengabaikan apa yang ditugaskan kepadanya maka bererti buta mata hatinya, kerana sangat bodohnya.

***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s