4. Tidak Perlu Mengatur Semua Urusan Dunia.

4. Rest yourself from self-direction, for what Someone Else has carried out on your behalf, do not you yourself undertake to do it.

“Istirehatkan dirimu/fikiranmu daripada kerisauan mengatur hajat keperluan duniamu, sebab apa yang sudah dijamin/diselesaikan oleh lain mu, tidak usah kau sibuk memikirkannya.”

Penjelasan :-

Sh Ibn ‘Atha’illah berkata, sebagai seorang hamba wajib dan harus melulu mengenal  kewajipan sedang upah ada ditangan majikan, maka tidak usah risau fikiran perasaan untuk mengatur, kerana khawatir kalau-kalau apa yang telah dijamin itu tidak tiba, atau terlambat,- sebab ragu terhadap jaminan Allah tanda kurangnya iman.

***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s